MADO GULO PEMIMPIN NIAS BARAT

“Mado Gulo yang harus memimpin Nias Barat, ini adalah keharusan, jadi marga lain bagaimana?”
UNGKAPAN INI BISA MENYENANGKAN TETAPI BERBAHAYA SEKALI BAGI PERSAUDARAAN DI NIAS BARAT.

Mengapa?
Ibu Kota Kabupaten sudah menjadi milik Daeli dan Hia dibagian Kecamatan Sirombu dan Lahomi, ini jatah mereka.
Oleh Karena itu Jatah Bupati Harus dari ex Kec Mandrehe yaitu marga GULO.
Wakil dari Kecamatan MOI marga waruwu, halawa dan atau Mandrehe Barat – Mandrehe Utara dari marga Zebua.

Kerugian adalah, timbulnya konflik antara marga, dan kelihatannya konflik ini adalah klasik, tanpa didasarkan marga pun tetap terjadi Konflik.
Peluang konflik di Nias Barat sangat besar, bahkan saya prediksi sangat besar peluangnya.

Ormas SALOM tidak bisa dipercaya lagi sebagai wadah organisasi Nias yang independen. Telah disusupi oleh kepentingan orang-orang tertentu. Termasuk adanya ambisi marga daeli-hia dari lahomi sirombu untuk memimpin Nias Barat dengan gaya lama.

Oleh karena itu PELUANG MARGA GULO memang besar, tetapi tidak ada untungnya, yang penting berkualitas dan energik.

Saya hanya mengutip ide dari tulisan bapak Ir. Mustika Ranto Gulo di Nias barat siapa yang punya bahwa siapapun boleh memimpin Nias Barat asalkan memenuhi syarat

http://niasbarat.wordpress.com/2007/10/15/kriteria-pemimpin-ideal-versi-kristiani/

Semoga !

13 responses to “MADO GULO PEMIMPIN NIAS BARAT

  1. kami harapkan agar situs siapa yg memimpin nias barat mado gulo,,,,jgn diteruskan krn bisa terjadi pemecahan di nias barat….yaahowu fefu.

  2. MAdo gulo . . . mado gulo . . . ketahuan kedangkalan anda.

    Saran saya ayo keluar dari tempurung anda saat ini dan lihatlah betapa luasnya dunia itu…..

  3. Ya’ahowu !

    Siapapun figur atau mado yang menjadi pemimpin/leader di Kab. Nias Barat di masa-masa yad, kita perlu berikan dukungan/support supaya pemimpin/leader beserta jajarannya tsb mampu bekerja lebih optimal, fokus & terarah sebagai pelayan masyarakat.

    Terlepas nantinya siapa yang terpilih & menang, apakah berasal dari mado Daeli or Gulo or Hia or Lahagu or Zebua or Marunduri or Maruhawa or Waruwu or Lase or Zai or mado-mado lainnya, maka kita perlu junjung tinggi etika ber-demokrasi yang sedang bergulir seiring proses pembelajaran di era globalisasi & reformasi.

    Pemimpin/leader Nias Barat pada masa-masa yad perlu mengedepankan visi yang sifatnya kolektif/komprehensif & jelas serta landed/mendarat/membumi yang dapat dirasakan manfaatnya, tepat guna baik jangka pendek-menengah-panjang oleh seluruh lapisan masyarakat wilayah.

    Memang tidaklah mudah untuk diimplementasikan, kadang terhalang oleh adanya batu sandungan atau kerikil-2 tajam di perjalanan yang disebabkan oleh visi personal yang merasa dikecewakan or dirugikan dsb.

    Memang demikianlah real/kenyataannya nuansanya dinamika sosial politik yang harus diterima dengan mental yang selalu mengucap syukur & sukacita dalam segala hal.

    Harapanku & kita semua, semoga progress pembangunan di segala bidang/sektor di Kabupaten Nias Barat semakin hari kian meningkat seiring dengan perjalanan detak waktu ke depan.

    Semoga Pj. Bupati Kanisbar saat ini Bp. Faduhusi Daeli beserta jajarannya dapat menyelesaikan tugas dengan baik walau ada kerikil2 tajam di perjalanan menjelang batas akhir tugas/amanah.
    Dan ‘jika’ nantinya Bp. Faduhusi Daeli mencalonkan diri untuk periode selanjutnya, maka kita perlu berikan apresiasi & hormat pada demokratisasi hak azasi seseorang untuk “dipilih & memilih”.

    Marilah kita gumulkan/doakan bersama & serahkan kepada rencana Tuhan yang indah serta kepercayaan (falling in love-nya) masyarakat wilayah Nias Barat nantinya untuk memilih/menentukan pemimpin/leader Nias Barat pada proses Pilkada yang direncanakan akhir tahun 2010, Gbu.

    Shalom,
    Ariefman Gulo (A. Niso Gulo)
    +6281931105988
    +6281210130588

  4. Salam Nias “Yahowu fefu ” saya sangat setuju yg dibilang pak Herman.yaitu Bupatinya Gulö yg nyetir Daely + Hia , tapi kayaknya itu ga baik untuk kita semua Khususnya untuk memajukan NIAS BARAT,buat saudara mado Gulö sekarang bukan waktunya untuk merebut ap yg sudah di tentukan yg maha Esa..mendingan kita mari mergandengan tangan membangun Nisbar,bersama siapa pun Bupatinya yg terpilih mau siapa dan marga ap,inilah waktunya kita buktikan pada Dunia bahwa Nias juga bisa berdiri di atas kakinya sendiri..

    catatan > Stop untuk mempromosi marga…
    mendingan kita tunnggu berita selanjutnya..hahahahahh…seru juga ya…?? melihat coment..nada2 ini ..

    Yahowu..NIAS BARAT…bangkit trussssssssss

  5. salam saudara-saudaraku yang sy banggakan……
    kita jangan ambisi donk.!!! yang penting daerah kita maju itu yang perlu dan bukannya berkata harus mado gulo atau mado itu atau ini..
    saya menyarankan, agar jangan sampai terjadi perpecahan yang akhirnya nanti untuk sementara waktu dipimpin oleh orang lain..lu mau g’ kalao orang lain yang mimpin nias barat??
    pastinya tidak kan..??
    jd yang kita butuh adalah orang mampu dan bisa membuat rakyat sejahtera, siapun dia..ok. stop.. stop.. terhadap saran yang bisa membuat perpecahan.
    salam damai.. yahowu.

  6. Yah,, Mado Gulo Bupatinya, Daely+Hia yang nyetir, gimana??

    Malu melihat tingkah laku kalian diatas, seharusnya kita ini kompak bagaimana memajukan Nias Barat kedepan, tenga abolo ita bawamadobi tola, Ingat Bupati Nisbar kedepan betul-betul pengabdian ngga boleh macem2. Ngga ada dana yang dikorupsikan.

    SDM Nias Barat memang luar biasa khususnya Daely suatu kebanggaan kita orang Nias Barat, sebagai info di Kab. Lebak ada Marga Daely yang menjabat sebagai Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Lebak, dan juga di Kab. Cirebon ada marga daely yang menjabat sebagai ASDA I Kab. Cirebon, itu semua kebanggaan kita. maju terus Nisbar.

    Salamku,

    Herman Daely

  7. Sebagai Marga Gulo, saya malu membaca statement diatas, pemikiran yang keliru dan tidak dewasa, siapa pun BUPATI NIAS BARAT tidak masalah yang penting dapat memimpin Nias Barat kedepan. STOP tulisan pemecah Nias Barat.

  8. Tolong dihapus komentar yang tidak berguna dan hanya memicu pertengakran! Penialain yang subjectif.

    Saya tidak memicu pertengakrang Saya menghimbau anda untuk waspada dan jangan terpancing konflik.

    Itu bahan bakar yang sangat mengerikan! waspaalah!

    Itu saran saya saya! “PATUT DIWASPADAI!

    Salam dari saya
    Mustika Ranto Gulo

  9. Yahowu Nias Barat.

    Dari pada ngurusin siapa Bupati Nias Barat, mendingan datang dan saksikan perayaan HUT SMAN 1 Sirombu, dilapangan bola tetesua, acaranya pembukaan kemarin pada tanggal 07 Pebruari s/d 19 Maret 2009.

    Berbagai acara yang dilaksanakan sbb:

    1. Pertandingan sepak bola, yang di ikuti 24 Club, ada dari Gunung sitoly, Teluk dalam, seluruh SMA di Nias ikut partisipasi
    2. Pertandingan Bola Volly (Putra & Putri)
    3. Pertandingan Badminton
    4. Pertandingan Tenis Meja
    5. Pertandingan Vokal SOLO dan Baca Puisi.
    6. Setiap Malam minggu ada acara Malam Gembira.

    Acara puncak pada tanggal 19 Maret 2009, sekaligus seminar sehari.

    Sebagai info, setiap hari sabtu-minggu dikecamatan sirombu menjadi lautan manusia dari berbagai pelosok Nias.

    Hidup Nias Barat.

  10. Justru kalau kita bicara secara objektif, seharusnya Ibu kota Nias Barat lebih tepat di Tetesua dibandingkan di Onolimbu, Tetesua lebih strategis sehingga perluasan perkantoran sangat efektif dan praktis, tetapi ini sudah menjadi keputusan bersama. Kita dari Mandrehe tidak usah mempermasalahkan letak Ibu kota, Toh juga Onolimbu perbatasan dari Kec. Mandrehe. Justru lebih tepat di tetesua karena daratannya yang datar, kan ngga mungkin perkantoran dibangun diatas gunung??

    Mudah-mudahan pelabuhan juga tidak dipermasalahkan!!!

  11. Pikiran teman-teman diatas terlalu sempit, kita ngga usah iri hati atas kehebatan Marga Daely + Hia (Dari Sirombu), jangan hembuskan angin perpecahan. Situs ini saya temukan saat buka nias barat.com. ini sesuatu yang aneh. Komentar diatas dapat menyinggung perasaan orang lain khususnya dari Sirombu.

    Maaf, jangan jadikan situs ini sebagai Tola wamago Nasu.

    Salamku, Yahowu Nias Barat

  12. Ini adalah komentar pemecah belah, STOP!!!

    Sesungguhnya kita ini saudara semua, baik itu dari Mandrehe Sirombu kita mempunyai hubungan famili masing-masing, isu seperti ini tidak etis untuk diangkat, karena ini sangat membahayakan keutuhan dan menimbulkan perpecahan Nias Barat. Lalu apa untungnya???

    Mandrehe dan sirombu sudah lama terjalin kerjasama, bahkan waktu memperjuangkan SMP dan SMAN Sirombu (merupakan SMP dan SMA kedua yang berdiri diPulau Nias setelah SMP dan SMA Gunungsitoli)itu juga tidak terlepas dari usaha dan perjuangan masyarakat Nias barat termasuk dari Mandrehe juga.

    Nias Barat juga merajai Pesta Ya’ahowu ” melalui Pertandingan Sepak Bola” yang diwakili oleh kec. Sirombu pada waktu itu, dan teman teman dari Mandrehe dan Lolowa’u sangat mendukung dan sebagai suporter fanatik Nias Barat, sehingga waktu itu dikenal istilah atau sebutan ” PIALA NOLA’OHE BAGAEKHULA” ini merupakan bukti sejarah bahwa Nias Barat dulu sampai sekarang tetap kompak.

    Marilah kita sikapi perbedaan dengan Arif dan bijaksana

    Lattreiyan Hia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s