GELAR KEHORMATAN “SAMAUZE LUO” DISEMATKAN KEPADA KETUA UMUM PILAR, MUSTIKA RANTO GULO

Jakarta, 20 Mei 2008

SAMAUZE LUO, diartikan sebagai “PERINTIS YANG MEMBAWA CAHAYA MATAHARI, gelar itu diberikan oleh Masyarakat Nias Barat kepada Sdr. Mustika Ranto Gulo, sebagai GELAR KEHORMATAN TERTINGGI karena pengabdiannya di dalam mengemban tugas menjadi Ketua Umum Pilar Nias Barat di Jakarta. Diakhir acara Pelantikan DPP PILAR NIAS BARAT di Gedung STT, Jalan Proklamasi – Menteng, Jakarta Pusat  para MPA (Majelis Perwakilan Anggota) memutuskan seketika dalam rapat singkat sidang pleno tersebut untuk memberikan ucapan terima kasih kepada Ketua Umum masa transisi 5 Mei 2007- sd 23 Pebruari 2008.  Sebagai tanda terima kasih karena:

  1. Terpilih Menjadi Ketua Umum Pilar Nias Barat oleh Musyawarah Masyarakat Nias Barat tanggal 5 Mei 2007 secara bulat.
  2. Selaku Deklator Pilar Nias Barat pada Tanggal 27 Mei 2007 dan menerima BENDERA PATAKA dari Kolonel (purn) Drs. Faano Daeli (alm) yang dihadiri oleh Bapak Menteri Percepatan Daerah Tertinggal.
  3. Perjuangannya bersama team untuk mendesak DPRD Tingkat I SUMUT agar menyetujui Pemekaran Nias 19 September 2007 yang lalu.
  4. Mengabdikan Waktunya untuk meletakkan Garis-garis besar Haluan Organisasi Pilar Nias Barat yang membawa pembaharuan POLA PIKIR MASYARAKAT NIAS BARAT melalui Organisasi PNB.
  5. Mengabdikan Tenaga dan Materi (apa yang dimilikinya) tanpa pamrih mengantar PNB sampai pada MUNAS I pada Tanggal 23 Pebruari 2008 dengan sukses.
  6. Mampu memulihkan Pilar Nias Barat menyatukan semua komponen dan unsur-unsur adat dan birokrasi masyarakat Nias Barat di seluruh Indonesia.
  7. Tidak membalas dan tidak menanggapi suara protes dan makian serta suara perpecahan dari oang-orang yang tidak bertanggung jawab selama ini yang mengenai dirinya.

Menrut Ketua MPA Drs. Faulu’aro darli bahwa “Pemberian Gelar Kehormatan Kepada Mantan Ketua Umum Masa Transisi 5 Mei 2007 s/d 23 Pebruari 2008, karena jasanya yang mengantar PNB kepada MUNAS I terlaksana dengan baik dan menghasilkan Kepengurusan yang legitimasi. Gelar Kehormatan ini pantas dan layak diberikan kepada sdr. Pdm Ir. Mustika Ranto Gulo yang secara defakto yang kebetulan terpilih kembali menjadi Ketum untuk periode 2008-2013. Gelar Kehormatan itu disambut baik dan tepuk tangan yang sangat meriah dan sambil mengelu-elukan PILAR? dan dijawab  ”KOKOH NIAS BARAT”. Gelar Kehomatan itu adalah “SAMAUZE LUO” artinya PUTRA TERBAIK: PERINTIS KEBAIKAN BAGI NIAS BARAT.

Sejarah baru tercipta kembali, karena system Pemberian Gelar Kehormatan itu biasanya hanya ada di Nias dengan sebutan balugu. Menurut Bapak Drs. Faulu’ao Daeli (Ketua MPA) menyatakan “Belum pernah ada sebelumnya pemberian Gelar seperti ini dimana-mana, inilah kesempatan yang baik untuk belajar berterima kasih kepada orang yang berjasa, jangan hanya melihat sisi jelek dan kelemahan saja, ini bukti kekompakan dan kebersamaan masyarakat Nias Barat yang komit untuk membangun dan membawe pembaharuan kepada masyarakat Nias Barat”.

Dalam sambutan Ketua Umum yang Baru Bapak Pdm. Ir. Mustika Ranto Gulo menyatakan dengan gugup karena tidak menyangka peristiwa ini menjadi sejarah dalam hisupnya; “Terima Kasih sdr-sdr, Saya belum apa-apa, gelar itu tinggi sekali, bisa membawa saya menjadi lupa daratan dan lupa tanggung jawab, bisa menjadikan saya sombong dan akhirnya menemui kegagalan. Tidaklah seberapa pengabdian itu, kalau Gelar itu sebagai tanda ucapan terima kasih, baiklah saya terima Gelar Kehormatan SAMAUZE LUO tersebut, dan doa saya semoga Gelar kehormatan masyarakat ini menjadi brkat bukan kutuk, semoga dapat saya pertahankan untuk periode yang yang akan datang, bukan hanya untuk yang masa lalu saja. Saya berhasil, karena saya di dampingi oleh teman-teman Sekretaris Umum pada waktu itu yaitu Agustinus Daeli, SE dan juga Bendahara Umum sdr. Otenieli Hia, sayang sekali mereka tidak bersama saya sekarang di tempat ini. Kami bangga kepada pengabdian yang lain juga, kiranya Tuhan memberkati dan berjuanglah terus demi terwujudnya Nias Barat”.

Dalam acara tersebut dimeriahkan dengan beberapa lagu-lagu daerah dan acara pemotongan KUE ULANG TAHUN PILAR NIAS BARAT yang pertama yang jatuh pada 5 Mei 2008 (beberapa hari yang lalu). Ketua Umum dengan gaya khasnya, membagi-bagi kue dengan menyulang kepada seluruh peserta secara spontanitas.

Saya rekam kesan dan pesan KETUM: “Mari berhenti untuk mengeluarkan pernyataan yang bisa menyesatkan masyarakat dan marilah bersatu padu dalam membangun bangsa ini yang dimulai dari diri kita sendiri, keluarga kita, dan meningkat ke level kampung halaman kita dan akhirnya daerah kita Nias Barat dan sekaligus bangsa tercinta, bangsa Indonesia. Pada kesempatan ini, kita telah menorehkan sejarah baru pada hari peringatan 100 Tahun Kebangkitan Bangsa Indonesia, dimana Pilar Nias Barat juga bangkit dari ketertinggalan dan bangkit membangun dengan nuansa penuh kasih persaudaran. Gelar Samauze Luo itu sangat tinggi dan berat sekali rasanya membawa gelar itu, biasanya pemberian gelar itu dapat memotivasi diri sendiri namun dapat juga mengakibatkan orang lain menjadi tiris hatinya, oleh karena itu semoga Gelar Kehormatan ini tulus dan kudus serta dapat menjadi Berkat Bagi Kami sehingga terus mengabdi kepada masyarakat Nias Barat!”.

Dari kejadian ini, saya yakin bahwa PILAR NIAS BARAT adalah organisasi yang lebih baik dari organisasi manapun yang pernah saya lihat, penuh nuansa kasih persaudaraan. Acara Pelantikan DPP Pilar Nias Barat yang sukses dan meriah, dihadiri oleh semua lapisan masyarakat dan para hamba-hamba Tuhan. Dengan demikian semua komentar di internet selama ini adalah tidak benar mengenai Pilar Nias Barat, karena sudah membuktikan diri.

Yaahowu

MADOGULO

7 responses to “GELAR KEHORMATAN “SAMAUZE LUO” DISEMATKAN KEPADA KETUA UMUM PILAR, MUSTIKA RANTO GULO

  1. Kami baru tahu hal ini, luar biasa, semoga Tuhan memberkati pak ranto Gulo. Kami siap mendukunmu, kapan kembali ke Nias?

    Sukses Mado Gulo

  2. Lau bale, bayamano khoda. Midudu-dudu mano khoda mbuayomi ya’ami pilar. Apa yang Ranto uraikan diatas bukan prestasi, atau sesuatu yang menjadi indikator untuk mendapat sebuah Gelar Adat, Justru ya’igio ita niha. Thanks.

  3. Terserah apapun namanya gelar Ranto itu, yg jelas itu gelar Ledekan kepada orang yang suka dipuji-puji. Hati-hati nama itu bisa membuat Ranto jadi lupa diri dan menganggap dirinya lebih hebat dari Tuhan karena dia disebut SAMAUZE LUO.

  4. Yaahowu!
    Saya tulis berita ini secara hati-hati sekali, bukan karena mendapatkan sesuatu dari ranto atau karena dia marga gulo. Secara profesional memang kenyataannya beitu. 9 pilar perwakilan dan MPA pada acara itu setuju memberi gelar kehormatan atas jasanya, mengapa?

    Kita tahu semualah, bahwa dari awal berdirinya PILAR itu hanya untuk memperjuangkan Pemekaran Nias Barat yang tidak kesampaian. Sehingga kawan2 kita di Panitia pemekaran di jakarta merasa terganggu karena hal itu pekerjaan mereka. Terjadilh polemik yang luar biasa dan akhirnya pun nama pilar kalian itu menjadi heboh.

    Di tengah jalan ranto dilengserkan dgn cara munas, ranto mengundurkan diri dan memberikanya kepada salah seorang senior 2 hari sebelum hari h munas. Tetapi di tolak, shg ranto tetap maju, dan terpilih kembali mengalahkan saingannya yg nota bene, teman2 seperjuangan juga dari awal.

    Setelah sukses dalam masa transisi, dia dihormati dan dipuja oleh org2 Nias Barat sendiri (memang ada Pro dan Konta) tetapi Semua Orang Tua pada acara itu menyatakan trima kaih pada ranto “wajib kita berterima kasih padanya, waktu dan dana sdh nyata2 dikorbankannya” Kata salah seorg orang tua disitu. Dia dituduh macam2 bahkan dilapor ke polisi, bahkan diancam hidupnya…pantaslah dia dipuja, karena tidak membalas. Kalau ranto jadi sombong karena gelar itu maka dia akan berhadapan dgn kegagalan.

    Tulisan kami netral demi persatuan MADO GULO, itu saja.

    Yaahow
    MADO GULO

  5. Gelar ini bisa membuat orang semakin iri, seandainya jangan begitu dan begini…saya rasa itu cuma sebuah nama…!

    Saya setuju, kalau gelar itu bisa membuat org menjadi sombong….!
    Tetapi Bos ranto tidak demikian bukan????? aku percaya, supaya rendah hati sajalah dan layanilah Tuhan.

    thanks

  6. Yaimano kho Ranto, memuji diri terus, sepengetahuan saya pada Acara Deklarasi pilar tak satupun menteri yang datang. Karena saya juga datang BOZ, berilah kami informasi yang benar.

  7. Selamat atas suksesnya acara pelantikan

    Tuhan Memberkati
    jimmy (semarang)
    KMN (Kesatuan Masyarakat Nias Semarang dan sekitarnya)
    yaahowu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s