Forum Komunikasi Mado Gulo

Fa Ohe Tanga ba Falulu Alisi

MADO GULO PEMIMPIN NIAS BARAT

“Mado Gulo yang harus memimpin Nias Barat, ini adalah keharusan, jadi marga lain bagaimana?”
UNGKAPAN INI BISA MENYENANGKAN TETAPI BERBAHAYA SEKALI BAGI PERSAUDARAAN DI NIAS BARAT.

Mengapa?
Ibu Kota Kabupaten sudah menjadi milik Daeli dan Hia dibagian Kecamatan Sirombu dan Lahomi, ini jatah mereka.
Oleh Karena itu Jatah Bupati Harus dari ex Kec Mandrehe yaitu marga GULO.
Wakil dari Kecamatan MOI marga waruwu, halawa dan atau Mandrehe Barat – Mandrehe Utara dari marga Zebua.

Kerugian adalah, timbulnya konflik antara marga, dan kelihatannya konflik ini adalah klasik, tanpa didasarkan marga pun tetap terjadi Konflik.
Peluang konflik di Nias Barat sangat besar, bahkan saya prediksi sangat besar peluangnya.

Ormas SALOM tidak bisa dipercaya lagi sebagai wadah organisasi Nias yang independen. Telah disusupi oleh kepentingan orang-orang tertentu. Termasuk adanya ambisi marga daeli-hia dari lahomi sirombu untuk memimpin Nias Barat dengan gaya lama.

Oleh karena itu PELUANG MARGA GULO memang besar, tetapi tidak ada untungnya, yang penting berkualitas dan energik.

Saya hanya mengutip ide dari tulisan bapak Ir. Mustika Ranto Gulo di Nias barat siapa yang punya bahwa siapapun boleh memimpin Nias Barat asalkan memenuhi syarat

http://niasbarat.wordpress.com/2007/10/15/kriteria-pemimpin-ideal-versi-kristiani/

Semoga !

Desember 31, 2008 - Ditulis oleh madogulo | Sosial dan Politik | | & Komentar

& Komentar »

  1. Ini adalah komentar pemecah belah, STOP!!!

    Sesungguhnya kita ini saudara semua, baik itu dari Mandrehe Sirombu kita mempunyai hubungan famili masing-masing, isu seperti ini tidak etis untuk diangkat, karena ini sangat membahayakan keutuhan dan menimbulkan perpecahan Nias Barat. Lalu apa untungnya???

    Mandrehe dan sirombu sudah lama terjalin kerjasama, bahkan waktu memperjuangkan SMP dan SMAN Sirombu (merupakan SMP dan SMA kedua yang berdiri diPulau Nias setelah SMP dan SMA Gunungsitoli)itu juga tidak terlepas dari usaha dan perjuangan masyarakat Nias barat termasuk dari Mandrehe juga.

    Nias Barat juga merajai Pesta Ya’ahowu ” melalui Pertandingan Sepak Bola” yang diwakili oleh kec. Sirombu pada waktu itu, dan teman teman dari Mandrehe dan Lolowa’u sangat mendukung dan sebagai suporter fanatik Nias Barat, sehingga waktu itu dikenal istilah atau sebutan ” PIALA NOLA’OHE BAGAEKHULA” ini merupakan bukti sejarah bahwa Nias Barat dulu sampai sekarang tetap kompak.

    Marilah kita sikapi perbedaan dengan Arif dan bijaksana

    Lattreiyan Hia

    Komentar oleh Lattreiyan Hia | Februari 12, 2009

  2. Silahkan Kunjungi http://niasbarat.com, sudah diluncurkan!

    saduara saya yth, mari kita bergandeng tangan agar Nias Barat tetap bersatu !

    Mustika Ranto Gulo

    Komentar oleh Mustika Ranto Gulo | Februari 13, 2009

  3. Pikiran teman-teman diatas terlalu sempit, kita ngga usah iri hati atas kehebatan Marga Daely + Hia (Dari Sirombu), jangan hembuskan angin perpecahan. Situs ini saya temukan saat buka nias barat.com. ini sesuatu yang aneh. Komentar diatas dapat menyinggung perasaan orang lain khususnya dari Sirombu.

    Maaf, jangan jadikan situs ini sebagai Tola wamago Nasu.

    Salamku, Yahowu Nias Barat

    Komentar oleh Warnet Atrium Senen | Februari 13, 2009

  4. Justru kalau kita bicara secara objektif, seharusnya Ibu kota Nias Barat lebih tepat di Tetesua dibandingkan di Onolimbu, Tetesua lebih strategis sehingga perluasan perkantoran sangat efektif dan praktis, tetapi ini sudah menjadi keputusan bersama. Kita dari Mandrehe tidak usah mempermasalahkan letak Ibu kota, Toh juga Onolimbu perbatasan dari Kec. Mandrehe. Justru lebih tepat di tetesua karena daratannya yang datar, kan ngga mungkin perkantoran dibangun diatas gunung??

    Mudah-mudahan pelabuhan juga tidak dipermasalahkan!!!

    Komentar oleh Nias Barat | Februari 15, 2009

  5. Yahowu Nias Barat.

    Dari pada ngurusin siapa Bupati Nias Barat, mendingan datang dan saksikan perayaan HUT SMAN 1 Sirombu, dilapangan bola tetesua, acaranya pembukaan kemarin pada tanggal 07 Pebruari s/d 19 Maret 2009.

    Berbagai acara yang dilaksanakan sbb:

    1. Pertandingan sepak bola, yang di ikuti 24 Club, ada dari Gunung sitoly, Teluk dalam, seluruh SMA di Nias ikut partisipasi
    2. Pertandingan Bola Volly (Putra & Putri)
    3. Pertandingan Badminton
    4. Pertandingan Tenis Meja
    5. Pertandingan Vokal SOLO dan Baca Puisi.
    6. Setiap Malam minggu ada acara Malam Gembira.

    Acara puncak pada tanggal 19 Maret 2009, sekaligus seminar sehari.

    Sebagai info, setiap hari sabtu-minggu dikecamatan sirombu menjadi lautan manusia dari berbagai pelosok Nias.

    Hidup Nias Barat.

    Komentar oleh Panitia HUT SMAN Sirombu | Februari 22, 2009

  6. Tolong dihapus komentar yang tidak berguna dan hanya memicu pertengakran! Penialain yang subjectif.

    Saya tidak memicu pertengakrang Saya menghimbau anda untuk waspada dan jangan terpancing konflik.

    Itu bahan bakar yang sangat mengerikan! waspaalah!

    Itu saran saya saya! “PATUT DIWASPADAI!

    Salam dari saya
    Mustika Ranto Gulo

    Komentar oleh ranto | Februari 27, 2009

  7. Sebagai Marga Gulo, saya malu membaca statement diatas, pemikiran yang keliru dan tidak dewasa, siapa pun BUPATI NIAS BARAT tidak masalah yang penting dapat memimpin Nias Barat kedepan. STOP tulisan pemecah Nias Barat.

    Komentar oleh Yanto Gulo | April 6, 2009

  8. Yah,, Mado Gulo Bupatinya, Daely+Hia yang nyetir, gimana??

    Malu melihat tingkah laku kalian diatas, seharusnya kita ini kompak bagaimana memajukan Nias Barat kedepan, tenga abolo ita bawamadobi tola, Ingat Bupati Nisbar kedepan betul-betul pengabdian ngga boleh macem2. Ngga ada dana yang dikorupsikan.

    SDM Nias Barat memang luar biasa khususnya Daely suatu kebanggaan kita orang Nias Barat, sebagai info di Kab. Lebak ada Marga Daely yang menjabat sebagai Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Lebak, dan juga di Kab. Cirebon ada marga daely yang menjabat sebagai ASDA I Kab. Cirebon, itu semua kebanggaan kita. maju terus Nisbar.

    Salamku,

    Herman Daely

    Komentar oleh Herman Daely | April 8, 2009

  9. salam saudara-saudaraku yang sy banggakan……
    kita jangan ambisi donk.!!! yang penting daerah kita maju itu yang perlu dan bukannya berkata harus mado gulo atau mado itu atau ini..
    saya menyarankan, agar jangan sampai terjadi perpecahan yang akhirnya nanti untuk sementara waktu dipimpin oleh orang lain..lu mau g’ kalao orang lain yang mimpin nias barat??
    pastinya tidak kan..??
    jd yang kita butuh adalah orang mampu dan bisa membuat rakyat sejahtera, siapun dia..ok. stop.. stop.. terhadap saran yang bisa membuat perpecahan.
    salam damai.. yahowu.

    Komentar oleh adri bw | Mei 10, 2009

  10. Salam Nias “Yahowu fefu ” saya sangat setuju yg dibilang pak Herman.yaitu Bupatinya Gulö yg nyetir Daely + Hia , tapi kayaknya itu ga baik untuk kita semua Khususnya untuk memajukan NIAS BARAT,buat saudara mado Gulö sekarang bukan waktunya untuk merebut ap yg sudah di tentukan yg maha Esa..mendingan kita mari mergandengan tangan membangun Nisbar,bersama siapa pun Bupatinya yg terpilih mau siapa dan marga ap,inilah waktunya kita buktikan pada Dunia bahwa Nias juga bisa berdiri di atas kakinya sendiri..

    catatan > Stop untuk mempromosi marga…
    mendingan kita tunnggu berita selanjutnya..hahahahahh…seru juga ya…?? melihat coment..nada2 ini ..

    Yahowu..NIAS BARAT…bangkit trussssssssss

    Komentar oleh Maryoto daely | September 10, 2009


Tinggalkan komentar